Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Cuap Remaja

Anda Remaja Ke:

Website counter

Kamis, 09 April 2009

MEMBENTUK REMAJA MULIM BERKUALITAS

Membentuk Remaja Muslim Berkualitas.

Remaja berilmu ganda

Ilmu merupakan salah satu hal yang harus diketahui dan dimiliki oleh seorang manusia. Ilmu terbagi dalam dua pengertian, yang pertama ilmu menurut islam yakni mengenal Allah dan mengenal agama islam berdasarkan dalil-dalil yang ada dalam Al-Quran maupun petunjuk yang ada dalam Al-Hadist. Ilmu ini sering disebut dengan ilmu Syar’i. Yang kedua adalah ilmu umum atau yang biasa disebut dengan ilmu dunia. Kedua ilmu tersebut sangat dibutuhkan terutama oleh para remaja yang memasuki dunia barunya. Remaja merupakan generasi dari remaja masa lampau yang kini menjadi orang tua. Atau dengan kata lain ilmu dunia tidak bisa berjalan sendiri tanpa diiringi ilmu akhirat, karena keduanya saling mengikat dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

Ilmu syar’i yang mempelajari bagaimana seorang muslim mengenal Allah, yang menyangkut bahwa Allah-lah yang menciptakan kita dan yang memberi rizki kepada kita. Allah SWT tidak akan membiarkan kita begitu saja dalam kebingungan, tetapi mengutus kepada kita seorang rosul, maka barang siapa mentaati rosul pasti akan masuk surga dan barang siapa menyalahinya pasti akan masuk neraka. Yang kedua bahwa dalam ibadah yang ditujukan kepada Allah kemudian mempersekutukannya maka ibadah tersebut tidak diterima. Bahkan dosa besar bagi setiap muslim yang menyekutukan Allah dengan apapun juga. Itulah kenapa kita semua harus mempelajari ilmu yang sangat penting ini.

Disamping ilmu syar’i yang baru saja kita bahas, kita juga di anjurkan untuk belajar ilmu dunia. Dimana nabi Muhammad SAW yang diberi jabatan oleh Allah sebagai Rosulpun tetap belajar mengenai ilmu dunia. Sehingga nabi Muhammad yang merupakan Rakhmatan lil alamin benar-benar kita contoh teladannya. Ilmu dunia sangat besar cakupannya, sebagai ilmu kedua setelah ilmu akhirat, ilmu dunia juga memiliki peranan penting dalam kemajuan manusia. Ilmu ini merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karena itulah sekarang ini dimana-mana banyak didirikan sekolah-sekolah maupun kampus-kampus yang menampung ribuan remaja. Semua itu didasari keinginan untuk menjadi seorang yang berkualitas baik dihadapan Allah SWT maupun dihadapan manusia.

Seiring dengan perkembangannya, para remaja masa kini semakin terlena oleh ilmu dunia dan mengindahkan ilmu akhirat. Mereka berlomba-lomba belajar dengan harapan nilainya bagus kemudian lulus dan memperoleh pekerjaan yang layak. Sehingga sekarang ini sering kita jumpai para remaja yang cerdas namun tak berakhlak. Sehingga harapan untuk memperoleh remaja yang berkualitas semakin sulit. Gambaran remaja saat ini yang mulai jauh dari harapan menjadikan semangat untuk mendapatkan kembali kejayaan islam kian meredup. Banyak remaja yag sudah tidak bisa membaca Al-Quran, padahal salah satu dasar dari kemajuan agama adalah meningkatnya minat umat terhadap kitab sucinya.

Sebagai seorang muslim, apapun yang mereka kerjakan hendaknya selalu dibawah payung agama. Dalam islam, menuntut ilmu memperoleh kedudukan mulia. Bahkan islam mewajibkan seseorang untuk menjadi muslim yang cerdas. Karena kemajuan islam terletak pada remaja-renaja muslim yang mampu bersaing dengan remaja manapun. Oleh karena itu perlu adanya pembinaan para remaja untuk menjadi penerus kedepan, yang diharapkan adalah seorang remaja yang cerdas dalam berbagai hal. Cerdas dalam kehidupan dunia dan cerdas dalam beragamanya.

Menjadi seorang remaja muslim yang berkualitas hendaknya dimulai saat ini juga. Disamping belajar ilmu umum, juga belajar meningkatkan kekuatan sepiritualnya. Sehingga akan terbentuk seorang remaja dalam lingkungan masyarakat yang bisa membantu orang lain dengan ilmunya. Ilmu yang dia miliki kemudian disampaikan kepada orang lain, tentunya akan menjadi pahala tersendiri bagi orang yang berilmu. Sehingga Allah SWT menjanjikan beberapa derajat orang yang berilmu pengetahuan dari pada orang bodoh. Sebagai contoh, seorang yang pandai dalam ilmu pendidikan seperti ilmu matematika, oleh Allah akan meninggikan derajat dia sebagai seorang guru yang disegani dan dihormati dilingkungannya. Sebagaimana firman Allah

[58:11] Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (AL MUJAADILAH (WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN) ayat 11)

Gambaran tersebut hendaknya menjadi contoh kepada kita semua, bahwa ilmu merupakan sesuatu yang harus kita cari dan kita perjuangkan.

Zaman yang semakin maju, diiringi dengan kebebasan yang tidak terkendali. Mengakibatkan berubahnya tatanan masyarakat yang drastis, dan begitu memperihatinkan. Semua itu dikarenakan banyaknya remaja yang belajar ilmu dunia tanpa diikuti aturan yang mengikat yakni aturan agama. Tanpa adanya aturan itu, menjadikan semua yang ada menjadi halal. Sehingga sudah sangat sedikit remaja yang cerdas namun berakhlak. Oleh karena itulah perlu adanya perhatian khusus dari semua pihak terutama orang tua. Namun semua itu kembali kepada diri kita masing-masing, apakah kita akan seperti ini terus tanpa ada kemajuan. Sebab kemajuan terletak kepada generasi penerusnya.

Hal itu menjadi nampak jelas bahwa untuk menjadi seorang remaja muslim berkualitas harus memenuhi kriteria ini, yakni cerdas dalam ilmu pengetahuan dunia, dan cerdas dalam ilmu pengetahuan akhirat, disamping kriteria yang lain. Marilah menjadi remaja berkualitas yang mampu menjawab setiap tantangan yang ada.

Semangat tanpa pengetahuan sama dengan api tanpa cahaya


0 Comments:

Post a Comment